21
Nov

Struktur Jaringan Otot Manusia

Pendidikan

Pertemuan sebelumnya rumus.co.id telah membahas tentang jaringan saraf dan jaringan ikat. Selama pertemuan kita akan membahas pengertian, struktur jaringan otot. Lihatlah penjelasan berikut.

Memahami jaringan otot

Memahami jaringan otot adalah kumpulan sel-sel otot, myofibril dan serat otot yang membantu menggerakkan tubuh manusia. Otot berperan aktif dalam pergerakan tubuh manusia semua gerakan akan digerakkan melalui otot yang telah terhubung masing-masing.

Peran otot juga bisa menggerakkan organ keluar dari tubuh dan masuk ke dalam tubuh. Misalnya dalam tubuh jantung memompa darah dan ginjal. Sementara keluar dari tubuh gerakan tangan, kelopak mata, kaki dan lainnya.

Otot memainkan peran aktif dalam kehidupan manusia, terutama dalam gerakan sehari-hari. Begitu banyak orang juga melatih otot mereka untuk dapat mengangkat berat maksimal. Kekuatan otot dapat dilatih dengan melakukan latihan kekuatan otot seperti angkat berat.

Hampir semua organ tubuh terhubung dengan otot. Semua yang bisa bergerak memiliki otot sendiri. Dan ada banyak sekali sehingga satu organ memiliki otot yang berbeda.

Struktur jaringan otot

Di bawah ini adalah penjelasan tentang struktur pembentukan jaringan otot dari gambar di atas:

  1. Tendon
    Tendon adalah penghubung antara otot dan tulang. Tendon memiliki serat putih dan non-elastis. Aponeurosis adalah lembaran datar atau cincin jaringan fibrosa untuk memperkuat kelompok otot dan kadang-kadang memegang mobil dengan bagian yang menggerakkannya.
  2. Band
    Fasia adalah gabungan jaringan ikat fibrosa dan jaringan areolar yang dapat membungkus dan mengumpulkan otot. Di setiap fasikulus dapat dipisahkan dengan jaringan ikat perimyseal. Antara endomisium dan serat otot tersebar sel-sel satelit yang berfungsi memperbaiki jaringan otot yang rusak. Di beberapa bagian, seperti di telapak tangan, band ini sangat padat dan kuat. Contohnya adalah pita Palmaris dan plantar fascia.
  3. Sarcolemma
    Sarcolemma adalah unit struktural jaringan otot dengan diameter 0,01 hingga 0,1 mm dan panjang 1-40 mm yang menutupi sel otot. Jaringan ini bisa berfungsi melindungi otot. Kuantitas dan kuantitas jaringan, terutama kain elastis, akan meningkat seiring bertambahnya usia. Setiap 1 serat otot ditutupi oleh kain elastis tipis yang disebut sarcolemma. Protoplasma serat otot yang mengandung bahan semicoir disebut sarkoplasma. Dalam matriks serat otot terbenam, unit fungsional adalah otot dengan diameter 0,001 mm yang disebut miofibril.
  4. Myofibril
    Myofibril adalah jaringan serat yang ada di otot. Ketika dilihat di bawah mikroskop, myofibrils akan muncul sebagai pita silang yang gelap dan cerah. Pita gelap (filamen tebal) terbentuk dari myosin. Pita bercahaya (filamen tipis) yang dibentuk oleh aktin, troponin, dan tropomiosin)
  5. Myofilament
    Myofilament adalah jaringan untaian / filamen halus yang berasal dari myofibrils. Ada dua jenis jaringan, yaitu myofilament homogen (hadir dalam otot polos) dan myofilament heterogen (hadir dalam otot jantung / otot jantung dan otot lurik).
  6. Sarkoplasma
    Sarcoplasm adalah jaringan dalam bentuk cairan seluler berotot yang fungsinya adalah untuk memposisikan di mana miofibril dan miofilamen berada.

Demikian penjelasan mengenai pengertian jaringan otot pengertian struktur. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan serta informasi anda. Semoga artikel ini bisa membantu dan banyak membawa manfaat bagi anda semua yang membacanya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya, kunjungi terus Rumus.co.id banyak artikel menarik disana.