01
Dec

Pengertian Pasar Oligopoli

Pendidikan

Pasar Oligopoli – Jika kita merasakan pasar oligopoli sudah tidak asing lagi di telinga kita. Tetapi tahukah Anda bahwa pasar oligopoli sebenarnya adalah salah satu kategori pasar persaingan tidak sempurna?

Oleh karena itu, pada kesempatan ini, rumusbilangan akan bersama-sama membahas pasar oligopoli bersama dengan fasilitas terkait.

Pengertian Pasar Oligopoli

Pasar oligopoli adalah pasar di mana pasokan jenis barang dikendalikan oleh beberapa perusahaan, umumnya jumlah rata-rata perusahaan lebih dari dua tetapi tidak lebih dari sepuluh.

Pasar oligopoli juga merupakan bentuk persaingan tidak sempurna, di mana hanya ada beberapa produsen atau penjual dengan banyak konsumen atau pembeli di pasar.

Berikut adalah beberapa contoh sektor yang termasuk dalam kategori ini, khususnya industri rokok, industri makanan, industri semen, layanan transportasi udara dan lainnya.

fitur

Karena itu, sebagai bentuk persaingan tidak sempurna pasar, pasar oligopoli memiliki beberapa fitur khusus yang membedakannya dari jenis pasar lainnya.

Suatu produk atau produk yang ditawarkan cenderung homogen, tetapi telah dibedakan. Contohnya adalah: merek smartphone, berbagai produk untuk sabun mandi dan lainnya.

Ada beberapa vendor yang memiliki banyak pembeli atau konsumen, sehingga angkanya tidak sama.

Setiap pabrikan atau penjual dapat bersaing secara ketat, sehingga mereka dapat menerapkan berbagai jenis strategi promosi dan periklanan, termasuk persaingan atau perang harga untuk menarik konsumen.

Produsen dalam jenis pasar ini memiliki kemampuan atau kekuatan untuk menentukan harga produk yang dijual, karena ada banyak keuntungan untuk setiap produk yang akhirnya membedakan karakteristik timbal balik.

Jika sistem harga berubah dari produsen atau perusahaan, maka akan segera diikuti oleh perusahaan lain. Sehingga setiap langkah yang diambil oleh produsen atau perusahaan akan didengar dan akan mempengaruhi situasi pasar.

Produsen yang berperan dalam persaingan pasar ini bisa sangat sulit karena mereka harus siap mengeluarkan modal besar untuk bersaing dengan produsen lain. Dengan modul ini, tidak mudah untuk keluar atau memasuki pasar yang kompetitif.

jenis

Tergantung pada jenisnya, pasar oligopoli dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

Oligopoli murni
Fitur-fiturnya serupa atau jenis produk yang identik. Secara umum, jenis pasar ini mencakup industri yang bergerak dalam penyediaan bahan baku. Misalnya: air mineral, semen dan lainnya.

oligopoli dibedakan
Ciri-cirinya adalah bahwa jenis-jenis barang yang diproduksi berbeda-beda atau memiliki beragam produk, sehingga hasil produksi barang antara perusahaan dan perusahaan lain dapat dengan mudah dibedakan karena masing-masing memiliki karakteristik atau keunikan tersendiri. Misalnya: produk sabun, produk mobil, produk sepeda motor dan lainnya.

kelebihan
Persaingan kuat yang terjadi dari produsen akan menghasilkan keuntungan bagi konsumen karena akan mendapatkan produk dan diskon terbaik dari masing-masing produsen. Situasi ini akan merangsang inovasi produsen untuk memaksimalkan kepuasan atau keinginan konsumen mereka.

Konsumen mendapatkan beragam pilihan dan variasi produk yang mereka inginkan. Selain itu, mereka juga mempertimbangkan keunggulan masing-masing produk dengan cara yang sangat optimal.

Pabrikan akan menyesuaikan harga produk yang akan dipasarkan berdasarkan kapasitas konsumen sasarannya. Oleh karena itu penentuan harga akan tergantung pada kebijakan produsen yang mempertimbangkan konsumen

kekurangan
Kebijakan yang telah diambil oleh produsen utama memiliki pengaruh besar pada keadaan pasar dan produsen lainnya.

Sulit untuk bersaing dengan produsen yang baru saja memasuki pasar ini karena modal yang dibutuhkan cukup besar. Sehingga kondisi ini menyebabkan pertumbuhan ekonomi yang lambat karena persaingan hanya terjadi pada beberapa produsen dengan modal besar.

Uang yang harus dikeluarkan untuk promosi cukup tinggi, yang disiapkan oleh produsen sehingga dicap sebagai limbah sumber daya ekonomi (SDE).

Sering ada perselisihan tentang perang harga antara produsen, yang jelas mengarah pada perubahan kondisi harga pasar, dan ini juga dilakukan oleh produsen besar.