Category Khasiat

14
Nov

Amankah Ibu Hamil Makan Sayuran Mentah?

Khasiat

Sayuran harus dimasukkan dalam makanan setiap hari. Selain dimasak terlebih dahulu, sayuran juga bisa dimakan mentah, seperti sayur, salad atau karedok. Meskipun sehat, apakah aman bagi wanita hamil untuk makan sayuran mentah? Ayo, pahami lebih banyak tentang hal ini di ulasan berikut.

Bisakah wanita hamil makan sayuran mentah?

Sayuran mengandung serat, vitamin dan mineral yang penting untuk kesehatan ibu sekaligus mendukung pertumbuhan janin. Inilah sebabnya mengapa wanita hamil tidak boleh melewatkan mengambil sayuran selama kehamilan.

Ada banyak cara untuk mengolah sayuran. Anda bisa mencicipinya dengan melompat, merebus, membuat sup atau memasaknya.

Selain membuat tekstur sayuran lebih empuk, memasak sayur juga bisa mengubah kandungan beberapa senyawa yang dikandungnya, sehingga menjadi lebih mudah dicerna oleh tubuh.

Dan sayuran mentah? Bisakah wanita hamil makan sayuran mentah?

Beberapa jenis makanan dalam bentuk sayuran, salad, sayuran atau karedok, menghidangkan berbagai campuran sayur yang tidak dimasak terlebih dahulu, atau mentah.

Selain menjaga tekstur garing sayuran, membiarkannya mentah justru bisa menjaga kandungan beberapa nutrisi dalam sayur agar tidak rusak.

Karena itu, makan sayuran mentah memungkinkan wanita hamil untuk mendapatkan lebih banyak nutrisi. Hanya saja wanita hamil masih harus berhati-hati.

Menurut badan pengawas obat dan makanan AS (FDA), buah-buahan dan sayuran mentah memungkinkan bakteri tertentu hidup dan tidak menghilang, terutama jika tidak dicuci.

Sebuah studi tahun 2014 juga melaporkan bahwa janin yang terinfeksi bakteri berisiko terinfeksi dan meninggal.

Meskipun penelitian ini tidak secara langsung mengamati efek bakteri yang masuk ke tubuh dari sayuran mentah, efek yang terjadi bisa menjadi peringatan bahwa infeksi bakteri sangat berbahaya bagi wanita hamil.

Bagi wanita hamil untuk makan buah-buahan dan sayuran mentah dengan aman, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, termasuk:

  • Cuci buah dan sayuran mentah dengan air mengalir, jangan rendam dalam wadah.
  • Pastikan kulit luar dari buah, sayuran atau umbi dikupas dan dihilangkan.
  • Jangan menggunakan produk pembersih (sabun) untuk mencuci sayuran. Gosok permukaan sayuran dan buah dengan air mengalir.
  • Anda bisa menggunakan sikat khusus untuk menghilangkan kotoran yang masih menempel di permukaan buah dan sayuran.
  • Buang bagian buah dan sayuran yang rusak atau busuk.
  • Sebelum makan sayuran mentah, sebaiknya ibu hamil berkonsultasi dengan dokter. Dokter Anda akan membantu Anda memilih buah dan sayuran yang tepat untuk mendukung kehamilan Anda.

Hindari makan sayuran mentah ini selama kehamilan

makan toge
Meski aman, FDA memperingatkan bahwa tidak semua sayuran mentah bisa dikonsumsi oleh wanita hamil. Secara khusus, lobak, kacang hijau, kembang kol atau kecambah (tauge).

Jenis sayuran ini diketahui terkontaminasi oleh bakteri di dalamnya. Bakteri dapat menyusup ke dalam biji melalui lubang kulit terbuka sebelum tanaman tumbuh.

Jika Anda telah memasukkan biji, menghapus bakteri dengan mencuci sendiri tidak akan berhasil.

Karena alasan ini, selain dicuci bersih, sayuran jenis ini harus dimasak sampai matang sehingga suhu panas dapat membunuh bakteri.

Baca Juga :

Read More
12
Nov

Beras Kencur

Khasiat

Orang Indonesia tentu sangat akrab dengan jamu. Dari sekian banyak jenis jamu yang beredar di pasaran, salah satu yang cukup populer adalah beras kencur. Menyelidiki kalibrasi, beras Kencur menawarkan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, lho!
Manfaat jamu beras kencur

Terlepas dari nama nasi Kencur, minuman ini tampaknya terdiri dari campuran berbagai bahan. Obat herbal manis ini dengan aroma herbal yang kuat terdiri dari jahe, asam, gula aren dan daun pandan. Semua bahan ini tidak hanya meningkatkan rasa, tetapi juga khasiatnya.

Berikut ini beberapa manfaat obat herbal berbasis beras kencur yang perlu Anda ketahui:

  1. Jaga gula darah Anda normal

Penelitian dari Departemen Farmasi Universitas Tanjungpura melaporkan bahwa beras Kencur dapat mengurangi kadar glukosa darah dan membuatnya tetap normal. Bahkan setelah berhenti minum obat herbal.

Manfaat beras Kencur tentu saja menghirup udara segar bagi penderita diabetes yang kesulitan mengontrol kadar gula darah.

Namun, bukti yang diperoleh sampai saat ini masih dalam bentuk penelitian skala kecil. Bukti penelitian skala besar pada manusia masih diperlukan untuk memastikan manfaat dan keamanan jangka panjangnya.

Beras Kencur

  1. Meredakan diare

Obat herbal beras kencur juga memiliki manfaat sebagai obat alami untuk diare. Penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Internasional Ilmu Farmasi dan Farmasi telah menemukan bahwa kencur dapat membantu meringankan gejala diare karena kandungan sitotoksik dan antibakterinya yang berlimpah.

Studi ini menunjukkan bahwa gejala diare pada hewan percobaan dengan ekstrak kencur secara bertahap membaik, sementara kelompok lain belum menunjukkan hal yang sama. Kelompok hewan yang tidak mendapatkan ekstrak kencur cenderung mengalami gejala diare terus menerus.

Sekali lagi, bukti manfaat beras kencur satu masih diperoleh dari penelitian hewan kecil. Penelitian skala besar belum dilakukan pada peserta manusia skala besar yang dapat melihat manfaatnya.

  1. Meredakan batuk berdahak

Apakah Anda merasa tersiksa dengan batuk berdahak yang tidak pernah surut? Minum segelas jamu beras Kencur bisa membantu mengatasinya. Ramuan tradisional Kencur telah lama dikenal sebagai obat tradisional untuk batuk berdahak dan jahe.

Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk menemukan mekanisme dan dosis jamu beras kencur yang aman dan efektif untuk dahak batuk.

  1. Keuntungan lainnya

Manfaat lain dari obat beras herbal Kencur adalah membantu meningkatkan nafsu makan anak. Jika anak Anda kesulitan makan, Anda bisa memberinya segelas nasi Kencur panas atau dingin. Diyakini juga bahwa obat herbal ini melebihi sakit tubuh, pilek, kedinginan, sakit perut, dan sebagainya.

Namun sekali lagi penelitian tentang manfaat jamu beras kencur masih minim. Akibatnya, banyak penelitian lain masih diperlukan untuk mengkonfirmasi berbagai manfaat yang disebutkan di atas.
Cara menyiapkan nasi Kencur

Seiring dengan perkembangan zaman, tidak perlu lagi menunggu Mbok Jamu menyeberang depan rumah setiap hari untuk minum segelas beras Kencur.

Alasannya adalah jamu ini telah dijual oleh banyak toko dengan berbagai olahan. Mulai dengan pil, bubuk maserasi, hingga cairan diminum langsung.

Bahkan, Anda bisa melakukannya sendiri di rumah. Anda tidak perlu bingung bagaimana cara melakukannya, Anda bisa langsung mencoba resep nasi kencur berikut ini.

Bahan yang dibutuhkan:

200 gram nasi putih
1 kencur berukuran sedang
1 jahe ukuran sedang
1 sendok makan asam
300 gram gula tebu
2 daun pandan
Air rebusan secukupnya

Bagaimana melakukan:

Cuci beras sampai bersih, lalu celupkan selama sekitar 3 jam.
Rebus air rebusan dengan kencur, kunyit, jahe, asam, daun pandan dan gula jawa. Aduk rata dan masak sampai semua bahan matang dan mendidih.
Setelah agak dingin, saring air rebusan.
Blender atau hancurkan bubur kencur, kunyit, jahe dan asam jawa yang sebelumnya telah direbus bersama dengan rendaman beras putih hingga halus.
Saring dan peras hasil tabrakan sampai air keluar. Coba peras sampai benar-benar kering.
Perbaiki rasa dan obat herbal untuk nasi kencur yang siap disajikan.
Nasi kencur bisa diminum panas atau ditambah es batu.

Jika Anda ingin membeli jamu beras Kencur sebagai kemasan, selalu pastikan Anda membaca komposisi bahan-bahannya.

Baca Juga :

Read More